Welcome to website HAIHATA TAZKIA

HAIHATA inilah kami, sebuah organisasi mahasiswa yang bergerak untuk belajar, menjaga serta melestarikan alam dan lingkungan sekitar. Dengan tekad sungguh-sungguh berusaha menjadikan sebuah organisasi yang beraqidahkan Al-Qur’an dan Hadist, dan mengembangkan organisasi ini menjadi lebih maju sesuai dengan visi dan misi Haihata.

Sekali lagi saya ucapkan selamat datang di blog HAIHATA Tazkia. Silahkan tinggalkan komentar baik kritik maupun saran.Terimakasih.

Minggu, 18 Agustus 2013

Album HAIHATA 17 Agustus 2013 di tanah sulawesi selatan

rute menuju punjak bawakaraeng 

indahnya lestari alam ini 

pos 10, tempat peristirahatan di hari ke1. di temani dengan indahnya matahari yang bersinar merah 

menuju ke pos 7

punjak gunung bawakaraeng pukul 05.30 wita 


pos8 .

HAIHATA dan HMJ UIN Alauddidn makassar di puncak gunung bawakaraeng 


Upacara penaikan sang saka Merah Putih di puncak gunung bawakaraeng yang di hadiri kurang lebih 500 pendaki 



Haihata dn Wangiri Wirabakti






UPACARA HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA KE 68 DI TPA BANTAR GEBANG DAN GOA KEREK






Tanggal 17 agustus 1945 merupakan tanggal yang begitu bersejarah bagi Negara Indonesia, dimana pada tanggal tersebut kemerdekaan Indonesia diproklamirkan. Di kantor-kantor pemerintahan dan di sekolah-sekolah biasanya akan ada upacara pengibaran bendera untuk memperingati proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.
Mahasiswa pencinta alam yang biasa disingkat menjadi MAPALA punya cara tersendiri untuk memperingati upacara bendera. Banyak yang melakukan upacara pengibaran bendera merah putih di puncak-puncak gunung, di kedalaman laut, di tebing, bahkan di dalam goa. Selain unik, upacara pengibaran bendera yang dilakukan di alam terbuka juga untuk menambah patriotisme para pemuda akan tanah air Indonesia.
MAPALA Sejabodetabek yang Haihata berada di dalamnya juga punya cara unik untuk memperingati upacara proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia kali ini. Bersama puluhan anggota MAPALA Sejabodetabek mengadakan upacara di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang, Bekasi. Tak tanggung-tanggung bendera sepanjang 68 meter dibentangkan di bukit sampah bantar gebang. Warga sekitar TPA Bantar Gebang dan para pekerja turut menjadi peserta upacara tersebut. Panitia memilih lokasi tersebut bertujuan untuk mengajak masyarakat umum melihat kemerdekaan dari sisi yang berbeda serta mengajak masyarakat yang termarjinalkan untuk turut mengingat jasa para pahlawan dan turut mengisi kemerdekaan ini dengan sebaik-baiknya meskipun keadaan mereka penuh keterbatasan.

Selain di TPA Bantar Gebang, Haihata juga berpartisipasi dalam upacara pengibaran bendera di dalam goa Kerek, Sukabumi. Goa sedalam 20 meter tersebut menjadi media upacara yang dihadiri oleh puluhan anggota MAPALA di antaranya dari TCC (Tasikmalaya Caving Community ), SUPER (SUkabumi vertical emergency resPonEr) dan HAIHATA. Upacara tersebut menjadi unik karena untuk memasuki goa vertikal membutuhkan tehnik khusus yang tidak semua orang bisa melakukannya.
“..Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal obyeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat.. (Soe Hok Gie)”
(H 12 001 KS)

Selasa, 30 Juli 2013

BUKA PUASA BERSAMA



Bogor, minggu 25 juli 2013 Keluarga besar  UKM Haihata Tazkia mengadakan buka puasa bersama yang bertempat di rumah makan lesehan “Rahat Cafe”. Acara yang rutin diadakan setahun sekali ini bertujuan untuk menjaga kekompakan serta menjalin silaturahmi anggota lintas generasi.
Sekitar dua puluh satu anggota hadir dalam acara tersebut termasuk Kang kondim dari TCC, dan kang dery dari HIRA. Selain buka bersama dan makan-makan, acara juga diisi dengan pengakraban beberapa laskar muda yang hadir.
Dalam acara tersebut, kepala suku Haihata turut menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan agenda Haihata selama liburan dan pasca liburan mendatang, salah satunya tentang Halal bihalal nanti yang insyaallah akan dilaksanakan pada tanggal 1 september 2013.
Setelah acara buka bersama selesai, sekitar pukul 20.00 WIB seluruh anggota meninggalkan lokasi secara bersamaan. Sebagian ada yang langsung pulang karena ada beberapa urusan yang tidak bisa ditinggalkan. Sebagiannya lagi menuju taman sempur kota Bogor untuk latihan climbing dan SRT.
Mudah-mudah acara ini memberikan kesan dan cinta untuk seluruh keluarga besar Haihata. (Igo. H.12.001.KS)

Senin, 29 Juli 2013

Penyambutan dan upacara penutupan Pendidikan Dasar Alam Bebas (PDAB) angkatan V


Sentul, 25 Juni 2013, HAIHATA mengadakan penyambutan dan upacara penutupan Pendidikan Dasar Alam Bebas (PDAB) angkatan kelima.
malam tadi 25 Juni 2013 tepat pukul 20.00 WIB, penyambutan berlangsung meriah dan haru yang mendalam dari para peserta dan panitia mengingat acara ini adalah puncak dari rangkaian tiga bulan tahapan menjadi anggota HAIHATA. Hadir dalam acara tersebut seluruh wali dari peserta, kerabat, tamu undangan, serta utusan dari manajemen STEI Tazkia yang diwakili oleh Bapak Andang Heryahya sebagai Pembina upacara.

Dengan diiringi dentuman kembang api dan nyanyian lagu tabah oleh para panitia dan tamu undangan, para peserta datang kembali ke kampus STEI Tazkia dengan berjalan jongkok di tengah cahaya  lilin yang meninari malam itu. Acara dilanjutkan dengan upacara penutupan Pendidikan Dasar Alam Bebas, penyematan slayer biru sebagai pengesahan sebagai anggota baru juga dilakukan ketika upacara berlangsung. Setelah itu, semua peserta yang hadir pada upacara penutupan melakukan makan bersama dan ramah tamah peserta, panitia, wali dan tamu undangan.   

Pendidikan Dasar Alam Bebas yang berlangsung selama sepuluh hari ini berlangaung di kawasan Gunung mas hingga Gunung Geger bentang.  Para peserta telah dibekali dengan ilmu dasar kepecinta alaman meliputi ilmu navigasi darat, SAR dan PPGD, Survival, Tali temali, pengetahuan tentang organisasi dan kepemimpinan. Panitia berharap setelah acara ini, seluruh anggota baru yang diberikan nama angkatan “Kabut Purnama” menjadi angkatan yang solid, mandiri, berani, dan menjadi penerus kepemimpinan organisasi nantinya.
            Haihata sendiri berdiri pada tanggal 1 mei 2008, dan sudah melahirkan lima angkatan. Angkatan Perintis, Penegas, Gemuruh Angin, Kilau Sabit, dan yang terakhir angkatan Kabut Purnama.

Abdussalam (kepala suku  Haihata)



komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Top WordPress Themes